Mahasiswa Metro Diajak Berbagi Sambil Belajar Peluang Ekonomi
Foto : Ratusan peserta mahasiswa saat mengikuti kuliah umum literasi lelang di GAC IUN Jurai Siwo Lampung. (Red)
Lingkarmetro.com | METRO – Semangat berbagi dan edukasi akan berpadu dalam kegiatan lelang amal yang digelar Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Kekayaan Negara (DJKN) Lampung dan Bengkulu bersama Kantor Pelayanan Kekayaan Negara dan Lelang (KPKNL) Metro di Universitas Islam Negeri (UIN) Jurai Siwo Lampung.
Kegiatan tersebut menjadi bagian dari rangkaian peringatan 118 Tahun Lelang Indonesia yang tahun ini mengusung tema Modern, Terbuka, dan Tepercaya. Melalui konsep Sosialisasi dan Edukasi (SOLID) Lelang, ratusan mahasiswa diajak mengenal dunia lelang secara langsung sekaligus menumbuhkan kepedulian sosial melalui lelang amal.
Ketua Pelaksana Kegiatan, Ridho Wahyono, menjelaskan bahwa kegiatan ini dirancang untuk memperkenalkan lelang kepada generasi muda dengan cara yang lebih menarik, interaktif, dan mudah dipahami.
Menurutnya, masih banyak masyarakat yang menganggap lelang sebagai sesuatu yang rumit dan hanya diperuntukkan bagi kalangan tertentu. Padahal, perkembangan teknologi telah membuat layanan lelang semakin terbuka dan dapat diakses oleh siapa saja.
“Kami ingin mahasiswa memahami bahwa lelang merupakan instrumen ekonomi yang modern, transparan, dan memiliki manfaat luas bagi masyarakat. Salah satu cara memperkenalkannya adalah melalui kegiatan lelang amal yang dekat dengan nilai-nilai sosial,” ujar Ridho, Rabu (10/6/2026).

Kegiatan yang berlangsung di Gedung Academic and Research Centre (GAC) UIN Jurai Siwo Lampung tersebut diikuti sekitar 600 peserta yang terdiri dari mahasiswa dan tamu undangan.
Dalam pelaksanaannya, mahasiswa tidak hanya mendapatkan materi tentang tugas dan fungsi DJKN serta mekanisme lelang di Indonesia, tetapi juga akan terlibat langsung dalam simulasi lelang yang dikemas dalam bentuk lelang amal.
Melalui simulasi tersebut, peserta akan belajar bagaimana proses penawaran berlangsung, bagaimana harga terbentuk secara terbuka, hingga bagaimana pemenang lelang ditentukan secara adil dan transparan.
Sejumlah barang yang akan dilelang berasal dari dukungan berbagai perbankan nasional, di antaranya BRI, BSI, Bank Mandiri, BTN, BNI, dan Bank Eka. Barang-barang tersebut nantinya akan menjadi objek lelang amal yang dapat diikuti para peserta.
Selain menghadirkan pengalaman baru bagi mahasiswa, kegiatan tersebut juga menjadi sarana edukasi tentang pentingnya transparansi dan akuntabilitas dalam transaksi ekonomi.
“Lelang pada dasarnya bukan hanya soal jual beli barang, melainkan juga sarana distribusi ekonomi yang mampu memberikan manfaat bagi banyak pihak apabila dikelola secara profesional dan terbuka,” jelasnya.
Karena itu, pihaknya berharap mahasiswa dapat melihat lelang sebagai salah satu peluang yang dapat dimanfaatkan di era digital, baik sebagai peserta maupun sebagai bagian dari masyarakat yang semakin melek terhadap layanan publik berbasis teknologi.
“Tak hanya lelang amal, acara juga diisi dengan kuliah umum dari Kepala Kanwil DJKN Lampung dan Bengkulu, registrasi akun Portal Lelang Indonesia, promosi layanan perbankan dan balai lelang, serta pemilihan 10 Duta Lelang dari kalangan mahasiswa,” bebernya.
Pemilihan Duta Lelang diharapkan mampu melahirkan generasi muda yang dapat menjadi jembatan informasi antara pemerintah dan masyarakat dalam memperkenalkan layanan lelang yang modern dan terpercaya.
Bagi mahasiswa, kegiatan ini bukan sekadar menghadiri seminar atau kuliah umum. Mereka akan memperoleh pengalaman langsung memahami sistem lelang yang selama ini mungkin hanya diketahui melalui teori atau pemberitaan.
“Melalui lelang amal tersebut, DJKN dan KPKNL Metro ingin menunjukkan bahwa lelang tidak hanya berbicara tentang transaksi ekonomi, tetapi juga dapat menjadi sarana membangun kepedulian sosial, memperkuat literasi keuangan, dan membuka wawasan generasi muda terhadap berbagai peluang di masa depan,” ungap Lukman salah seorang mahasiswa yang mengikuti kegiatan tersebut.
Peringatan 118 Tahun Lelang Indonesia pun diharapkan menjadi momentum untuk menegaskan bahwa lelang telah bertransformasi menjadi layanan yang semakin modern, terbuka, dan tepercaya. Dari ruang kuliah di Kota Metro, semangat tersebut akan disebarluaskan kepada generasi muda yang kelak menjadi bagian penting dalam pembangunan ekonomi Indonesia. (Red)
Foto : Ratusan peserta mahasiswa saat mengikuti kuliah umum literasi lelang di GAC IUN Jurai Siwo Lampung. (Red)
![]()
