PNBP Tembus Rp6,25 Miliar, Kejari Metro Paparkan Capaian Kinerja Semester I 2026

0
0e7a6cb6-64d3-4a1e-b1ef-774116400341

Lingkarmetro.com | METRO – Kejaksaan Negeri (Kejari) Metro memaparkan capaian kinerja selama Semester I Tahun 2026 dalam konferensi pers yang digelar di Aula Kejari Metro, Rabu (22/7/2026).

Pemaparan tersebut dilakukan sebagai bentuk transparansi dan akuntabilitas kepada publik sekaligus rangkaian peringatan Hari Bhakti Adhyaksa.

Kepala Kejari Metro, Dr. Neneng Rahmadini, S.H., M.H., mengatakan penyampaian laporan kinerja merupakan bentuk pertanggungjawaban institusi kepada masyarakat atas pelaksanaan tugas selama enam bulan pertama tahun ini.

“Capaian kinerja ini merupakan bentuk transparansi dan akuntabilitas kami kepada publik atas amanah yang telah diberikan selama ini,” kata Neneng.

Ia menjelaskan, penyampaian capaian kinerja tersebut juga merupakan tindak lanjut arahan Kejaksaan Tinggi Lampung agar seluruh satuan kerja mempublikasikan hasil pelaksanaan tugasnya kepada masyarakat.

“Dengan momentum Hari Bhakti Adhyaksa, kami sesuai petunjuk pimpinan Kejaksaan Tinggi Lampung menyampaikan capaian kinerja Semester I Tahun 2026,” ujarnya.

Pada bidang pembinaan, Kejari Metro mencatat realisasi anggaran sebesar Rp12,55 miliar atau 72,59 persen dari total pagu anggaran Rp17,29 miliar.

Sementara itu, capaian Penerimaan Negara Bukan Pajak (PNBP) mencapai Rp6.252.382.826 atau 12.494,77 persen dari target sebesar Rp50,04 juta.

Atas capaian tersebut, Kejari Metro juga memperoleh penghargaan dari KPPN Metro sebagai Peringkat III Kategori Perencanaan Kas Terbaik untuk satuan kerja dengan pagu DIPA Rp5 miliar hingga Rp25 miliar.

Di bidang intelijen, Kejari Metro melaksanakan dua kegiatan penyelidikan dan dua kegiatan pengamanan pembangunan (Pamgal). Selain itu, program penyuluhan hukum juga terus digencarkan melalui Jaksa Jaga Lurah, Jaksa Masuk Sekolah di 12 sekolah dan pondok pesantren, serta Jaksa Menjawab melalui siaran radio.

“Melalui Jaksa Jaga Lurah, kami ingin mewujudkan sinergi yang kokoh antara penegak hukum dan pemerintah daerah. Ketika hukum dipahami dan kepatuhan dijaga, pembangunan dapat berjalan tanpa keraguan demi mewujudkan masyarakat yang adil, makmur, dan sadar hukum sejak dari akar rumput,” tutur Neneng.

Sepanjang Januari hingga Juni 2026, bidang Tindak Pidana Umum (Pidum) menerima 152 Surat Pemberitahuan Dimulainya Penyidikan (SPDP), menangani 121 perkara tahap I, 113 perkara tahap II, menerbitkan 105 berkas lengkap (P-21), melakukan 113 penuntutan, melaksanakan 113 eksekusi putusan pengadilan, mengajukan 33 perkara banding dan 8 perkara kasasi, serta mengeksekusi 91 perkara. Kejari Metro juga menerapkan pendekatan restorative justice terhadap perkara yang memenuhi persyaratan.

Sementara pada bidang Tindak Pidana Khusus (Pidsus), Kejari Metro masih menangani sejumlah perkara dugaan tindak pidana korupsi. Di antaranya perkara peningkatan Jalan Dr. Soetomo Tahun Anggaran 2023 yang saat ini memasuki proses kasasi, dugaan korupsi proyek sanitasi DAK Tahun Anggaran 2022, rehabilitasi jaringan irigasi tersier (JIT) Tahun 2023, serta dugaan korupsi peningkatan Jalan Inspeksi Irigasi Tejosari Tahun Anggaran 2019 yang seluruhnya masih berproses sesuai ketentuan hukum.
Pada bidang Perdata dan Tata Usaha Negara (Datun), Kejari Metro melaksanakan berbagai layanan bantuan hukum, pendampingan hukum, pelayanan hukum, sekaligus berhasil memulihkan keuangan negara sebesar Rp78,93 juta melalui fungsi Jaksa Pengacara Negara.

Adapun pada bidang Pemulihan Aset dan Pengelolaan Barang Bukti (PAPBB), Kejari Metro memusnahkan barang bukti dari 48 perkara, yang terdiri atas 40 perkara narkotika, tiga perkara oharda, satu perkara kamtibum, dan empat perkara tindak pidana umum lainnya.

Kejari Metro juga melelang barang rampasan dengan nilai Rp23,956 juta, menyetorkan uang rampasan perkara judi online ke kas negara sebesar Rp5,475 miliar, 20.000 dolar Singapura, dan 25.000 dolar Amerika Serikat, serta mengembalikan 88 barang bukti kepada pihak yang berhak melalui inovasi layanan antar barang bukti Pak Bakti.

Menutup paparannya, Neneng menegaskan bahwa berbagai capaian tersebut merupakan bagian dari komitmen Kejari Metro dalam menjalankan tugas penegakan hukum sekaligus memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat.

“Kami berkomitmen terus berikhtiar meningkatkan kualitas penegakan hukum dan pelayanan kepada masyarakat dengan menjunjung tinggi profesionalisme, transparansi, dan akuntabilitas,” pungkasnya.
(Guswir)

Loading

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *