Integritas Jadi Pilar Utama, PJS Lampung Gelar Musda II Menuju Organisasi Pers Profesional
Lingkarmetro.com | Bandar Lampung – Pro JurnalisMedia Siber (PJS) Provinsi Lampung menggelar Musyawarah Daerah (Musda) II dengan mengusung tema “Meneguhkan Integritas dan Kompetensi Wartawan untuk PJS yang Lebih Mandiri, Profesional, dan Diakui”, berlangsung di Graha Pena Bandar Lampung, Sabtu,(9/5/2026).
Mengusung tema kegiatan tersebut dihadiri jajaran pengurus DPD dan DPC kabupaten/kota se-Lampung, unsur pemerintah, serta anggota yang mengikuti secara daring dari berbagai daerah. Ketua Umum DPP PJS, Mahmud Marhaba turut menyampaikan sambutan secara virtual dari Batam.
Ketua Pelaksana Musda II, Agung Budiarto, menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang telah mendukung terselenggaranya kegiatan tersebut.
“Musda ini diharapkan menjadi momentum bagi insan pers untuk terus menjunjung tinggi profesionalisme sesuai dengan semangat yang diusung dalam kegiatan hari ini,” ujarnya.
Ketua pelaksana, dalam sambutannya, mengatakan bahwa ini merupakan upaya sebagai langkah memperkuat integritas, kompetensi, dan profesionalisme wartawan media siber di daerah.
Sementara itu, Ketua DPD PJS Lampung, Taufik Wijaya, mengatakan bahwa sejak berdiri pada 2022, PJS terus berkembang sebagai organisasi yang fokus meningkatkan kapasitas dan kompetensi wartawan media online.
Menurutnya, pelaksanaan Musda menjadi bagian penting dari tahapan administratif menuju verifikasi Dewan Pers. Saat ini, PJS telah terbentuk di 28 provinsi dengan jumlah anggota mencapai lebih dari 1.500 wartawan di Indonesia.
Ia juga menjelaskan bahwa di Lampung sendiri telah terbentuk sejumlah DPC, di antaranya Way Kanan, Pesawaran, Metro, Tanggamus, dan Tulang Bawang.
“Kehadiran PJS diharapkan menjadi wadah belajar bersama bagi wartawan media siber agar semakin kompeten dan profesional dalam menjalankan tugas jurnalistik,” katanya.
Dalam sambutannya, Mahmud Marhaba menegaskan pentingnya menjaga dinamika organisasi dan meningkatkan kualitas wartawan melalui program Uji Kompetensi Wartawan (UKW).
Ia menyebut PJS memiliki visi besar untuk melahirkan jurnalis yang berintegritas dan profesional, sehingga UKW harus menjadi prioritas organisasi di seluruh daerah.
Selain mempersiapkan diri menjadi konstituen Dewan Pers, Mahmud juga menegaskan komitmen organisasi dalam memberikan pendampingan terhadap wartawan yang mengalami kriminalisasi saat menjalankan tugas jurnalistik.
Namun demikian, ia menekankan bahwa organisasi tidak akan memberikan perlindungan terhadap oknum wartawan yang terbukti melanggar kode etik jurnalistik maupun hukum yang berlaku.
Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Provinsi Lampung, Ganjar Jationo, dalam sambutannya menyoroti pentingnya integritas dan kompetensi wartawan di tengah perkembangan teknologi digital yang semakin cepat.
Menurutnya, perubahan pola konsumsi informasi masyarakat menuju platform digital menuntut insan pers untuk mampu beradaptasi tanpa meninggalkan etika jurnalistik.
“Profesionalisme lahir dari integritas dan kompetensi. Karena itu organisasi pers memiliki peran penting dalam menjaga kualitas ruang informasi publik,” ujarnya.
Ganjar juga berharap Musda II PJS Lampung dapat melahirkan kepengurusan yang solid serta memperkuat kontribusi organisasi dalam meningkatkan kualitas wartawan media siber di Provinsi Lampung. (Guswir)
![]()
