Anna Morinda Ajak Guru Muhammadiyah Bertransformasi Wujudkan Pendidikan Bermutu

0
ea06730e-4d39-4ed4-b0d2-78f63161158f

Lingkarmetro.com | METRO – Semangat perubahan dan transformasi pendidikan terus bergema di Kota Metro. Kali ini, mantan Ketua DPRD Metro sekaligus tokoh perempuan inspiratif, Anna Morinda tampil memukau di hadapan para pendidik Muhammadiyah dalam agenda In House Training.

Kegiatan tersebut bertema Transformasi Pembelajaran Menuju Pendidikan Bermutu untuk Semua yang digelar di Aula SD Aisyah Metro, Jalan Mayjend S. Parman, Kelurahan Rejomulyo, Kecamatan Metro Selatan, pada Senin (7/7/2025).

Dalam forum yang dihadiri oleh puluhan guru dan tenaga kependidikan dari lingkungan SD Aisyah, Anna tidak sekadar berbicara sebagai narasumber. Ia hadir sebagai penggerak semangat, yang dengan bahasa sederhana namun mengena, mengajak para pendidik Muhammadiyah untuk menjadi aktor utama dalam transformasi pendidikan yang berkeadilan, adaptif terhadap zaman, dan tetap berpijak pada nilai-nilai keislaman.

 

 

 

 

 

 

“Pendidikan bermutu bukan milik kota besar saja. Bukan pula monopoli sekolah-sekolah elite. Pendidikan yang berkualitas harus menjangkau semua anak-anak kita di kampung, di gang-gang kecil, di sekolah swasta sekalipun. Di sinilah peran guru Muhammadiyah menjadi sangat penting,” ujar Anna Morinda dengan penuh semangat.

Dalam sesi pemaparannya, Anna menekankan pentingnya mindset para guru untuk berubah seiring perubahan zaman. Menurutnya, teknologi, metode pembelajaran, hingga cara memahami karakter peserta didik telah mengalami revolusi yang tidak bisa diabaikan.

Namun, ia juga menegaskan bahwa perubahan bukan semata-mata soal alat dan perangkat, melainkan soal sikap.

“Transformasi pendidikan harus dimulai dari diri kita. Dari cara kita melihat anak-anak sebagai individu merdeka, bukan sekadar angka dalam rapor. Guru hari ini harus jadi fasilitator, bukan penguasa kelas,” kata Anna, yang juga dikenal sebagai tokoh perempuan penggerak literasi.

 

 

 

 

 

 

Ia juga menyentil pentingnya guru Muhammadiyah untuk terus belajar, memperbarui pendekatan, dan terbuka terhadap ide-ide baru, namun tanpa kehilangan ruh pendidikan Islami yang menjadi dasar pengabdian mereka.

Kegiatan In House Training ini merupakan bagian dari komitmen SD Aisyah Metro dalam membangun budaya pembelajaran yang progresif dan kolaboratif.

Para peserta tampak antusias mengikuti sesi demi sesi pelatihan. Diskusi berlangsung dinamis, dengan banyak pertanyaan yang mengarah pada bagaimana praktik pembelajaran yang transformatif bisa diterapkan di ruang kelas mereka.

Anna Morinda menutup materinya dengan mengajak para guru untuk memegang teguh prinsip inklusivitas dalam mendidik. Ia menolak keras diskriminasi berbasis latar belakang sosial, ekonomi, ataupun prestasi akademik.

“Jangan bedakan cara kita mengajar anak dari keluarga berada dan anak yang hidup dalam kekurangan. Karena mereka sama-sama punya potensi. Sama-sama punya hak untuk bermimpi dan sukses,” katanya disambut tepuk tangan peserta.

Di akhir sesi, Anna juga mengingatkan agar para guru SD Aisyah tidak merasa sendirian dalam perjuangan pendidikan. Ia menyampaikan bahwa perubahan sistemik memang butuh waktu, tapi perubahan kecil di ruang kelas masing-masing bisa menjadi awal dari gelombang besar transformasi.

Melalui pelatihan ini, SD Aisyah Metro membuktikan bahwa sekolah Muhammadiyah di kota kecil seperti Metro tidak tertinggal dalam arus perubahan. Dengan semangat kolaboratif dan komitmen pada mutu, sekolah ini mulai melangkah menjadi center of excellence di tengah lingkungan pendidikan dasar.

Anna Morinda, yang dikenal juga sebagai tokoh politik perempuan penggerak perubahan, kembali menunjukkan kapasitasnya bahwa pendidikan bukan hanya urusan guru dan murid, tapi juga panggilan setiap pemimpin untuk menyalakan lilin-lilin harapan di tengah tantangan zaman.

“Transformasi itu nyata, asal kita berani mulai dari hari ini. Di ruang kelas kita. Di hati kita,” pungkas Anna Morinda, menutup pelatihan yang menyisakan gema semangat di benak para pendidik Muhammadiyah Kota Metro. (Red)

Loading

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *