Anna Morinda Nahkodai APIMSA, DPR RI Titip Kebangkitan UMKM Metro

0
29285bcf-d8e0-419c-b92a-a3c76e9a43df

Lingkarmetro.com | METRO — Kota Metro kembali mendapat perhatian dari pemerintah pusat dalam upaya mendorong pertumbuhan ekonomi kreatif dan penguatan sektor UMKM. Hal itu terlihat dalam kegiatan Creative Talk Kolaborasi Desain untuk Daya Saing Global yang dirangkai dengan pengukuhan pengurus Asosiasi Pengusaha Kecil Menengah Mikro Nusantara (APIMSA) Kota Metro di Ballroom Aidia Grande Metro, Senin (11/5/2026).

Kegiatan tersebut tidak hanya menjadi seremoni pengukuhan organisasi pengusaha, tetapi juga menjadi ruang diskusi serius mengenai masa depan UMKM di tengah persaingan ekonomi yang semakin ketat dan berubah cepat.

Dalam agenda itu, Anna Morinda resmi dikukuhkan sebagai Ketua APIMSA Kota Metro. Sosok yang dikenal aktif membangun jejaring sosial, ekonomi dan pemberdayaan masyarakat tersebut kini dipercaya memimpin organisasi yang diharapkan menjadi wadah perjuangan pelaku usaha kecil dan menengah di Bumi Sai Wawai.

Hadir dalam kegiatan tersebut Wakil Ketua Komisi VII DPR RI, Chusnunia Chalim, yang memberikan perhatian khusus terhadap perkembangan ekonomi kreatif di Kota Metro. Ia menilai Metro memiliki potensi besar untuk berkembang melalui penguatan UMKM dan industri kreatif. Namun menurutnya, potensi tersebut tidak akan mampu bersaing apabila pelaku usaha tidak memiliki kemampuan adaptasi menghadapi perubahan zaman.

“Kak Anna Morinda ini semangatnya luar biasa, semoga bisa membawa UMKM secara umum dan khususnya APIMSA Kota Metro biar bisa terus maju dan berjaya,” kata Chusnunia dalam sambutannya, Senin (11/5/2026).

Mantan Wakil Gubernur Lampung itu menegaskan, dunia usaha saat ini sedang bergerak sangat cepat dengan pola persaingan baru yang menuntut kreativitas dan kemampuan membaca pasar.

“Kita masuk ke zona ekonomi yang semakin kompetitif, diiringi dengan cara pertumbuhan dan pola yang cepat. Memang sangat dibutuhkan kemampuan adaptasi,” ujarnya.

Menurutnya, keberadaan APIMSA harus mampu menjadi ruang komunikasi sekaligus alat perjuangan bagi pelaku usaha kecil, menengah dan mikro yang selama ini sering menghadapi berbagai persoalan mulai dari akses pasar, modal usaha hingga promosi produk.

“APIMSA menjadi salah satu ruang komunikasi antar pengusaha kecil, menengah dan mikro di seluruh Indonesia. Saya berharap, dengan kita bersama-sama pengusaha UMKM berkumpul di sini bisa menjadi ruang. APIMSA ini bisa menjadi speaker penyampai aspirasi para pelaku UMKM di Metro,” tutupnya.

Pernyataan tersebut menjadi sinyal bahwa pemerintah pusat mulai menaruh perhatian terhadap penguatan organisasi pengusaha lokal sebagai bagian dari strategi membangun ekonomi kerakyatan.

Dalam kegiatan itu, pemerintah pusat melalui Kementerian Ekonomi Kreatif/Badan Ekonomi Kreatif Republik Indonesia juga menekankan pentingnya desain dan kreativitas sebagai kekuatan utama memenangkan persaingan produk.

Pelaksana Harian Deputi Bidang Kreativitas Budaya dan Desain Kemenparekraf/Bekraf RI, Amir Hamzah, menyampaikan bahwa ekonomi kreatif kini menjadi sektor strategis yang mampu menciptakan nilai tambah besar bagi daerah.

“Ekonomi kreatif memiliki nilai tambah dari berbagai sumber, desain adalah elemen kunci untuk meningkatkan kualitas dan daya saing produk,” katanya.

Ia menjelaskan, saat ini banyak produk UMKM sebenarnya memiliki kualitas baik, namun gagal bersaing karena lemah dalam aspek desain, kemasan dan identitas produk.

“Karena itu, kolaborasi antara pelaku usaha dengan dunia desain dan kreativitas menjadi kebutuhan yang tidak bisa dihindari apabila ingin naik kelas dan menembus pasar yang lebih luas,” pungkasnya.

Sementara itu, Ketua APIMSA Kota Metro, Anna Morinda, menegaskan komitmennya untuk menjadikan APIMSA sebagai organisasi yang benar-benar bekerja dan hadir di tengah kebutuhan pelaku usaha kecil.

“Pengusaha kecil tidak boleh berjalan sendiri di tengah kerasnya persaingan ekonomi saat ini. Dibutuhkan kolaborasi dan solidaritas agar UMKM lokal mampu bertahan sekaligus berkembang. Pengusaha bersatu, nusantara maju,” tegas Anna dalam sambutannya.

Pengukuhan pengurus APIMSA Metro sendiri dinilai menjadi momentum penting lahirnya gerakan baru ekonomi kerakyatan di Kota Metro. Di tengah tekanan ekonomi dan ketidakpastian pasar, para pelaku UMKM kini dituntut tidak hanya mampu bertahan, tetapi juga bertransformasi.

Creative Talk yang digelar tersebut juga memperlihatkan bahwa arah pembangunan ekonomi mulai bergeser. Tidak lagi hanya bertumpu pada investasi besar, tetapi juga pada kemampuan masyarakat kecil menciptakan inovasi, identitas produk dan nilai tambah dari kreativitas. (Red)

Loading

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *