Perpusnas Rilis Pengajuan Program Bantuan Buku untuk Perpustakaan Klinik Kesehatan
Lingkarmetro.com | Jakarta — Perpustakaan Nasional Republik Indonesia (Perpusnas RI) melalui akun resmi PPUK Perpusnas merilis sebuah video panduan resmi yang memudahkan perpustakaan Puskesmas / Klinik kesehatan dalam mengajukan Program Bantuan Buku.
Hal ini sambut hangat oleh Agus Riyanto selaku Kordinator Relawan Literasi Masyarakat (Relima) perwakilan Provinsi Lampung mengatakan bahwa
“Melalui Program ini, diharapkan klinik kesehatan/ Puskesmas dapat menjadi rumah literasi masyarakat, Sehingga mampu meningkatkan daya baca masyarakat”
ia menambahkan bahwa pengelolaan pengelolah perpustakaan yang selama ini merasa kesulitan memahami Petunjuk Teknis (Juknis) karena banyaknya dokumen yang harus dipelajari
“Relima Perwakilan Lampung siap untuk memfasilitasi, jika ada kendala atau kesulitan, sehingga program dari Perpustakaan Nasional ini dapat dinikmati bagi masyarakat luas” katanya
Lebih lanjut ia mengatakan bahwa Perpusnas mengajak para pengelola perpustakaan untuk mengetahui “Tata Cara Pengajuan Program Bantuan Buku untuk Perpustakaan Puskesmas.
“Berharap Relima mampu membantu mengurangi kesalahan administrasi dan mencegah pengembalian berkas secara berulang” katanya
lebih rinci Agus Riyanto mengatakan bahwa Perpusnas memberikan panduan langkah demi langkah mulai dari persiapan dokumen, pengisian formulir, hingga proses pengajuan bantuan agar dapat memenuhi standar verifikasi. Dengan panduan visual yang sederhana, Perpusnas berharap proses pengajuan menjadi lebih cepat, akurat, dan efisien.
Agus berharap akses ini diberikan untuk memastikan transparansi sekaligus meningkatkan kualitas layanan program bantuan buku di masa mendatang sebagai Komitmen Perpusnas untuk Meningkatkan Budaya Literasi
Keterangan Kordinator Relima perwakilan Lampung mengatakan bahwa program ini merupakan bagian dari komitmen menghadirkan layanan perpustakaan yang merata di seluruh Indonesia, termasuk fasilitas kesehatan seperti Puskesmas.
Dengan ketersediaan koleksi buku yang memadai, Puskesmas diharapkan dapat menjadi ruang literasi yang mendukung edukasi kesehatan dan peningkatan kualitas sumber daya manusia.
“Program ini sekaligus menjadi strategi Perpusnas dalam memperkuat ekosistem literasi serta memperluas jangkauan layanan membaca di masyarakat” tutupnya.(Red)
![]()
